BIOTEKNOLOGI PERTANIAN
PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI
Bioteknologi pertanian menyediakan solusi dalam bentuk tanaman yang lebih ramah lingkungan, menolak penyakit dan hama serangga, dan mengurangi biaya produksi petani. Bioteknologi pertanian merupakan salah satu cabang dari pengembangan bioteknologi dengan menerapkan ilmu dan teknologi pertanian secara efektif dan bijak yang diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan pangan. Bioteknologi menyediakan sarana untuk mengembangkan hasil melalui program pemuliaan tanaman tradisional karena gen karakteristik yang diinginkan dapat disisipkan langsung ke tanaman tanpa harus melalui beberapa generasi untuk menetapkan sifat.
TANTANGAN DAN TREN BIOTEKNOLOGI
Kemajuan bioteknologi telah menghasilkan berbagai produk yang berusaha memenuhi kebutuhan pangan, contoh diproduksinya tanaman transgenik (transfer gen langsung pada tanaman) memungkinkan inovasi yang tidak mungkin dicapai dengan metode hibridisasi konvensional. Perkembangan memperoleh potensi komersial yang signifikan yaitu tanaman menghasilkan pestisida sendiri, tanaman yang tahan terhadap herbisida, bahkan produk biologi seperti vaksin tanaman dan biofuel. Prevalensi (kelaziman) tanaman transgenik di dunia pertanian terus meningkat adalah pada padi, gandum, dan kentang, serta kedelai.
METODE TRANSGENIK PADA TUMBUHAN
Beberapa metode transgenik pada tumbuhan di antaranya, yaitu:
Hibridisasi adalah proses persilangan (crossing) dua individu yang berbeda secara genetik untuk menciptakan genotipe baru
Fusi atau peleburan protoplas, merupakan Dinding yang dapat dipecah dengan enzim selulase sehingga menghasilkan sel tanpa dinding sel.
Teknik potongan daun, Transfer genetik terjadi secara alami pada tanaman dalam merespon organisme pathogen. Teknik potongan daun menjadi bagian kecil-kecil agar beregenerasi, selanjutnya mengandung Rizobium radiobacter yang telah mengalami modifikasi genetik.
Gene guns atau pistolgen, untuk menyisipkan gen ke tanaman yang tahan terhadap Agrobacter. Pistol gen digunakan untuk menembakkan DNA ke dalam inti sel tumbuhan, namun juga bisa membidik kloroplas, yaitu bagian sel yang mengandung klorofil.
Teknik kloroplas, dapat menjadi target rekayasa genetika, sebagaimana pada bagian pistol gen. DNA pada kloroplas dapat menerima gen baru dalam satu waktu.
APLIKASI PRAKTIS BIOTEKNOLOGI PERTANIAN
Beberapa Metode Aplikasi Praktis Bioteknologi di antaranya, yaitu:
Vaksin untuk Tanaman, vaksin tanaman dapat menyebabkan kematian atau melemahkan virus tanaman, mengaktifkan kembali sistem imun pada tanaman, dan membuat tanaman resisten terhadap virus
Pestisida Genetik, pestisida alami bakteri untuk mencegah serangga merusak hasil pertanian. Bacillus thuringiensis (Bt) menghasilkan kristal protein yang dapat membunuh serangga dan larvanya.
Resistensi Herbisida, rekayasa genetik untuk tahan terhadap herbisida seperti gliphospat. Tanaman transgenik memproduksi enzim alternatif tidak terpengaruh oleh gliphospat. Artinya gulma yang tidak diinginkan akan rentan.
Biofuel dari Limbah Tanaman untuk mengambil energi yang tersimpan pada limbah tanaman. Energi solar di proses dari fotosintesis memungkinkan ketersediaan energi pada sel dinding polimer tanaman
Biofuel dari Alga Mikroalga secara alami menghasilkan dan menyediakan senyawa seperti minyak. Jika bahan tersebut dapat mengubah bahan kimia, kemungkinan dapat menghasilkan biofuel.
SOURCE
Crawford, C. A. 2018. Principles of Biotechnology. New York: Salem Press.
Gupta, V., Sengupta, M., Prakash, J., & Charan, B. T. 2017. Basic and Applied Aspects of Biotechnology (1 ed.). Singapore: Springer Nature.
Thieman, W. J., & Palladino, M. A. 2013. Introduction to Biotechnology. Boston: Pearson.
Miftachul, A. H. 2015. Kajian Pengetahuan Bioetika dan Kemampuan Pengambilan Keputusan Etis Mahasiswa Calon Guru Biologi. Paper Presented at The Seminar Nasional Pendidikan Biologi 2015, yang Diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang, tema: “Peran Biologi dan Pendidikan Biologi dalam Menyiapkan Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global”, Malang, 21 Maret 2015., Malang. http://bit.ly/2P2b3WQ